Jumat, 29 April 2011

Proses Terjadinya Hujan

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl lintasberita
Hujan merupakan satu bentuk presipitasi yang berwujud cairan. Presipitasi sendiri dapat berwujud padat (misalnya salju dan hujan es) atau aerosol (seperti embun dan kabut). Hujan terbentuk apabila titik air yang terpisah jatuh ke bumi dari awan. Tidak semua air hujan sampai ke permukaan bumi karena sebagian menguap ketika jatuh melalui udara kering. Hujan jenis ini disebut sebagai virga.

Hujan memainkan peranan penting dalam siklus hidrologi. Lembaban dari laut menguap, berubah menjadi awan, terkumpul menjadi awan mendung, lalu turun kembali ke bumi, dan akhirnya kembali ke laut melalui sungai dan anak sungai untuk mengulangi daur ulang itu semula.
Hujan adalah peristiwa turunnya air dari langit ke bumi. Awalnya air hujan berasal dari air dari bumi seperti air laut, air sungai, air danau, air waduk, air rumpon, air sawah, air comberan, air susu, air jamban, air kolam, air ludah, dan lain sebagainya. Selain air yang berbentuk fisik, air yang menguap ke udara juga bisa berasal dari tubuh manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, serta benda-benda lain yang mengandung air.

Air-air tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan panas matahari. Air yang menguap / menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain. Di langit yang tinggi uap tersebut mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan bantuan angin awan-awan tersebut dapat bergerak kesana-kemari baik vertikal, horizontal dan diagonal.

Akibat angin atau udara yang bergerak pula awan-awah saling bertemu dan membesar menuju langit / atmosfir bumi yang suhunya rendah atau dingin dan akhirnya membentuk butiran es dan air. Karena berat dan tidak mampu ditopang angin akhirnya butiran-butiran air atau es tersebut jatuh ke permukaan bumi (proses presipitasi). Karena semakin rendah suhu udara semakin tinggi maka es atau salju yang terbentuk mencair menjadi air, namun jika suhunya sangat rendah maka akan turun tetap sebagai salju.

Hujan tidak hanya turun berbentuk air dan es saja, namun juga bisa berbentuk embun dan kabut. Hujan yang jatuh ke permukaan bumi jika bertemu dengan udara yang kering, sebagian ujan dapat menguap kembali ke udara.

Air hujan sering digambarkan sebagai berbentuk "lonjong", lebar di bawah dan menciut di atas, tetapi ini tidaklah tepat. Air hujan kecil hampir bulat. Air hujan yang besar menjadi semakin leper, seperti roti hamburger; air hujan yang lebih besar berbentuk payung terjun. Air hujan yang besar jatuh lebih cepat berbanding air hujan yang lebih kecil. Hujan besar memiliki kecepatan jatuhnya air yang tinggi sehingga terkadang terasa sakit jika mengenai anggota badan kita.

Beberapa kebudayaan telah membentuk kebencian kepada hujan dan telah menciptakan pelbagai peralatan seperti payung dan baju hujan. Banyak orang juga lebih gemar tinggal di dalam rumah pada hari hujan.


Proses Terjadinya Hujan Asam

Biasanya hujan memiliki kadar asam pH 6. Air hujan dengan pH di bawah 5,6 dianggap hujan asam.

Banyak orang menganggap bahwa bau yang tercium pada saat hujan dianggap wangi atau menyenangkan. Sumber dari bau ini adalah petrichor, minyak atsiri yang diproduksi oleh tumbuhan, kemudian diserap oleh batuan dan tanah, dan kemudian dilepas ke udara pada saat hujan.

Jenis-Jenis Hujan

Untuk kepentingan kajian atau praktis, hujan dibedakan menurut terjadinya, ukuran butirannya, atau curah hujannya.









Jenis-jenis hujan berdasarkan terjadinya

  1. Hujan siklonal, yaitu hujan yang terjadi karena udara panas yang naik disertai dengan angin berputar.
  2. Hujan zenithal, yaitu hujan yang sering terjadi di daerah sekitar ekuator, akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk gumpalan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh dan turunlah hujan.
  3. Hujan orografis, yaitu hujan yang terjadi karena angin yang mengandung uap air yang bergerak horisontal. Angin tersebut naik menuju pegunungan, suhu udara menjadi dingin sehingga terjadi kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.
  4. Hujan frontal, yaitu hujan yang terjadi apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Karena lebih berat massa udara dingin lebih berada di bawah. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
  5. Hujan muson atau hujan musiman, yaitu hujan yang terjadi karena Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah karena adanya pergerakan semu tahunan Matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson terjadi bulan Oktober sampai April. Sementara di kawasan Asia Timur terjadi bulan Mei sampai Agustus. Siklus muson inilah yang menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.
Jenis-jenis hujan berdasarkan ukuran butirnya

  1. Hujan gerimis / drizzle, diameter butirannya kurang dari 0,5 mm
  2. Hujan salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya berada dibawah 0° Celsius
  3. Hujan batu es, curahan batu es yang turun dalam cuaca panas dari awan yang suhunya dibawah 0° Celsius
  4. Hujan deras / rain, curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0° Celsius dengan diameter ±7 mm.

Jenis-jenis hujan berdasarkan besarnya curah hujan (definisi BMKG)

  • hujan sedang, 20 - 50 mm per hari
  • hujan lebat, 50-100 mm per hari
  • hujan sangat lebat, di atas 100 mm per hari

Hujan Buatan

Hujan buatan adalah hujan yang dibuat oleh campur tangan manusia dengan membuat hujan dari bibit-bibit awan yang memiliki kandungan air yang cukup, memiliki kecepatan angin rendah yaitu sekitar di bawah 20 knot, serta syarat lainnya. Hujan buatan dibuat dengan menaburkan banyak garam khusus yang halus dan dicampur bibit / seeding ke awan agar mempercepat terbentuknya awan jenuh. Untuk menyemai / membentuk hujan deras, biasanya dibutuhkan garam sebanyak 3 ton yang disemai ke awan potensial selama 30 hari. Hujan buatan saja bisa gagal dibuat atau jatuh di tempat yang salah serta memakan biaya yang besar dalam pembuatannya.

Hujan buatan umumnya diciptakan dengan tujuan untuk membantu daerah yang sangat kering akibat sudah lama tidak turun hujan sehingga dapat mengganggu kehidupan di darat mulai dari sawah kering, gagal panen, sumur kering, sungai / danau kering, tanah retak-retak, kesulitan air bersih, hewan dan tumbuhan pada mati dan lain sebagainya. Dengan adanya hujan buatan diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air makhluk hidup di bawahnya dan membuat masyarakat hidup bahagia dan sejahtera.

Hujan yang berlebih pada suatu lokasi dapat menimbulkan bencana pada kehidupan di bawahnya. Banjir dan tanah longsor adalah salah satu akibat dari hujan yang berlebihan. Perubahan iklim di bumi akhir-akhir ini juga mendukung persebaran hujan yang tidak merata sehingga menimbulkan berbagai masalah di bumi. Untuk itu kita sudah semestinya membantu menormalkan iklim yang berubah akibat ulah manusia agar anak cucu kita kelak tidak menderita dan terbunuh akibat kesalahan yang kita lakukan saat ini. Sumber : Wikipedia & Perpustakaan Indonesia



Apabila semua pembaca merasa artikel ini ada manfaatnya, silakan untuk membaginya kepada yang lain, agar kita semua dapat kebagian pahalanya, Amin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

27 comments:

pyoubcozjc mengatakan... Reply

lengkap banget nech ... nice for share ...

Adrian mengatakan... Reply

asyik nambah ilmu disini..nice info sob..soalnya di Bogor sering hujan..hehe.jangan lupa komentar balik di blogku ya

Rare mengatakan... Reply

Cocok neh kang, di Malang lagi ujan deres banget, uda kayak badai. Hehehehehe

Taman Sambas mengatakan... Reply

Kalo Untuk hujan darah, Hujan Kodok, Hujan Ikan dan Sebagai nya, udah di bahas Kang?? Kapan2 di bahas ya kalo blom di bahas...heheh Oya....Kenapa ya Gak ada Hujan emas? bisa Kaya kita semuah...hhahhahhahahhahaha

Deafile mengatakan... Reply

Hmm udah dari kecil kita tau sama yg namanya hujan.
tpi klo secara jelasnya blm tau.. hehehe
nice info.. :)

Rezdown7 mengatakan... Reply

saya ngerti sekrg sob,,
dri sd-smp-sma guru menjelaskan saya gk ngerti,,
eh sobat nulis artikel baru ngerti saya
hehehehe :D

Pradisz Wardhana mengatakan... Reply

Wah2... infonya bagus sangat menarik sob :)

Tips dan Trik Blog dan Komputer mengatakan... Reply

waduh, jadi ingat pelajaran SD nich...hehehe
nice post...

TemplateGator mengatakan... Reply

It's cool posts and cool blog.. I like it. I will bookmark your site on my browser now.

TemplateGator mengatakan... Reply

Nice posts and good blog. I like it.. I'll bookmark this blog on my browser now.

gang tutorial mengatakan... Reply

siip....thank infona kang

link mediafire mengatakan... Reply

thank gan infonya,,,dapet tambahan ilmu

Anak Brayan mengatakan... Reply

waahh.h..
seperti ini rupanya tah..?
makasih info nya kang.

Kiyanda Kurniawan mengatakan... Reply

Btw ane Udah follow sob , ditunggu follow baliknya ya sob ...;)

YOGYAKARTA mengatakan... Reply

wow this really good blog content
visit : http://uii.ac.id

gang tutorial mengatakan... Reply

thank imponya kang....

komunitas blogger madura mengatakan... Reply

salam kenal dari kepulauan madura kang....

Alprablog™ mengatakan... Reply

mantep banget, nice info gan... :D

Tips Blogging mengatakan... Reply

Baru tahu secara mendetail di blog ini. Dulu tahunya ketika SD tapi belum lengkap betul. Thanks

dedysebayang mengatakan... Reply

salah berkunjung gan,boleh tukaran link kan...
sebagai hormat saya link anda telah terpasang di blog saya...trims

Komu Basketball Competition IV mengatakan... Reply

wah bagus juga nih gan, bagus buat pencarian saya...

makasih gan atas Infonya...

dedysebayang mengatakan... Reply

salam berkunjung gan,nice post

sigit hermawan mengatakan... Reply

mantab kang epot... minum kopi,rokok kretek dan baca artikel ini gak ada 2nya..

gettop mengatakan... Reply

ada penghargaan buat kang epot, Award "Top 10 Creative Blog And Friendship"

ipuy drk mengatakan... Reply

hujan bisa di buat dan bisa di hilangkan engan kekuatan ilmu manusia, tapi jikasang pencipta menizinkan

Galih mengatakan... Reply

hujan sudah mulai tak beraturan !!!!!

Cara Membuat Molen mengatakan... Reply

hehehe...
buat referensi lagi niih

Poskan Komentar

Apabila ada tulisan yang kurang berkenan, atau mo kasih saran dan kritik silakan berikan komentar dibawah ini, karena sedikit komentar dari anda dapat membangun blog ini. Dan Insya allah Blog Kang Epot Alirannya termasuk Blog Do follow, hanya hindari aja spam ok :)

________________________________________________________________________________________________________________________________________ Copy Right Reserve by Blog Kang Epot @2010, Bandung-Indonesia, Original Template by Justin Tadlock, and brought to you by Blogger templates